- Penulis: Azka Subhan A, Cicilia Melly Andita H., Dewi Yuhana, Niken Sih Wigati, Elviera D. Surya Putri
- Penyunting: Dewi Yuhana
- ISBN: 978-623-97665-3-5
Buku ini berisi tentang kegiatan dan program Bank Indonesia Malang melalui klaster ketahanan pangan, pondok pesantren, pelaku wisata dan UMKM mitra binaan. Klaster ketahanan pangan memiliki kaitan erat dalam pengelolaan inflasi, di mana salah satu tugas Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah yang salah satunya lewat pengelolaan inflasi. Dalam menjalankan tugasnya, BI Malang selalu bekerjasama, bersinergi dan mendorong stakeholders baik dalam lingkup pentahelix maupun hexahelix, untuk menjaga harga barang dan jasa tetap stabil sehingga angka inflasi dapat dikendalikan dengan baik. Di dalamnya ada sumber-sumber inflasi seperti beras, cabai, bawang merah, bawang putih dan daging sapi. BI Malang memberikan pendampingan secara langsung dengan berada di tengah-tengah petani dan peternak, menyiapkan program sesuai kebutuhan mereka dengan menghadirkan expert di bidangnya untuk mencarikan solusi atas masalah yang dihadapi, hingga dukungan dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana. Semua program, kegiatan dan fasilitas yang diberikan tersebut, alhamdulillah mampu membawa petani dan peternak naik kelas.
UMKM di sektor kopi maupun batik juga menjadi perhatian. Sejak lama Malang dan Pasuruan dikenal memiliki komoditas kopi dengan kualitas unggul, bahkan berpotensi ekspor dan disukai pasar internasional. BI Malang hadir di tengah petani kopi untuk mendampingi mereka supaya siap menghadapi perubahan life style masyarakat yang makin menggemari kopi premium dan specialty, agar tidak kehilangan momentum dan mampu menjadi tuan di tanah sendiri. Pun begitu dengan UMKM batik. BI Malang hadir membersamai UMKM batik lewat pelatihan-pelatihan mulai dari pewarnaan dengan bahan yang lebih eco friendly, manajemen keuangan dan branding, pemasaran digital serta membawa perajin batik agar naik kelas lewat gelaran pameran maupun event seperti Malang Fashion Week. Buku ini menuliskan bagaimana BI Malang mempertemukan perajin batik dengan desainer, untuk menghasilkan karya adibusana menawan nan elegan.
BI Malang juga hadir mendukung pelaku pariwisata untuk memperkuat usaha yang sudah mereka lakukan lewat pemberian sarana dan prasarana, memberikan pelatihan tentang manajemen dan pengelolaan wisata, branding dan peningkatan keterampilan SDM. Satu bahasan lain dalam buku ini adalah program dan bantuan BI Malang untuk pondok pesantren, yang diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi syariah lewat pondok pesantren serta membantu pengelola untuk melahirkan unit-unit usaha baru yang mendukung pemberdayaan ekonomi pesantren.
