Kepak Swa Bhuwana Paksa di Langit Anatolia: Misi Kemanusiaan C-130 TNI AU di Turki

Pembaca dapat menikmati obrolan-obrolan ringan kru A-1326 dengan tentara AU Turki ditemani teh panas di bandara sembari menunggu loading atau unloading bahan bantuan, merasakan tulusnya ucapan terima kasih dari warga Turki atas totalitas Pemerintah Indonesia dalam membantu mereka, atau merasakan obrolan di ruang kockpit saat sinyal GPS hilang, hingga diskusi dalam suasana tegang di atas langit ketika pesawat C-130 Hercules menghadapi fenomena icing yang baru pertama kali dialami para penerbang. Salah penanganan, icing bisa menyebabkan pesawat hilang kendali dan jatuh.

Judul: Kepak Swa Bhuwana Paksa di Langit Anatolia: Misi Kemanusiaan C-130 TNI AU di Turki

Penulis: Dewi Yuhana

Desain Sampul & Lay Out: Angga Wijanarko

Jumlah Halaman: 282 halaman

Ukuran Buku: 15,5 x 23 cm

Penerbit: Deazha Prima Nusantara

ISBN: 978-623-88911-2-2

Pemerintah Indonesia mengirimkan Tim Bantuan Kemanusiaan ke Turki pasca gempa dahsyat yang terjadi pada 6 Februari 2023. Setelah menurunkan berton-ton kebutuhan pengungsi, seluruh kru  yang biasanya segera terbang kembali ke tanah air, diperintahkan untuk tetap berada di negeri Anatolia itu untuk membantu penanganan pasca gempa. Pesawat C-130 Hercules A-1326 pun terbang dari satu bandara ke bandara lain di Turki untuk mengangkut bahan bantuan karena jalan darat yang masih rusak.

Buku ini menuliskan semua proses yang harus dilalui Tim Bantuan Kemanusiaan dari Skadron Udara 32 TNI AU semenjak turun perintah keberangkatan. Bagaimana mereka mempersiapkan pesawat untuk siap terbang ribuan mil, menyiapkan rute terbang lalu menggantinya dengan rute baru, kembali ke rute awal, kemudian berubah dengan rute lain berkali-kali sampai akhirnya menemukan rute tetap. Bagaimana tim yang awalnya berangkat hanya untuk empat hari perjalanan tiba-tiba harus menetap lebih lama, dalam musim dingin ekstrem. Termasuk juga bagaimana penunjukan Mission Commander, serta proses komunikasi dengan Coordinating Center AFAD Turki selama misi berlangsung

Ditulis ala novel, buku ini menghadirkan suasana dan tantangan yang harus dilalui Tim Bantuan Kemanusiaan selama membantu penanganan pasca bencana di Turki. Bagaimana mereka harus terbang dengan kondisi penurunan torque pada salah satu mesin selama beberapa hari. Tim engineer melakukan perbaikan, kembali normal sebentar, lalu torque turun lagi hingga akhirnya menemukan sumber permasalahan dan mesin kembali normal.

Pembaca dapat menikmati obrolan-obrolan ringan kru A-1326 dengan tentara AU Turki ditemani teh panas di bandara sembari menunggu loading atau unloading bahan bantuan, merasakan tulusnya ucapan terima kasih dari warga Turki atas totalitas Pemerintah Indonesia dalam membantu mereka, atau merasakan obrolan di ruang kockpit saat sinyal GPS hilang, hingga diskusi dalam suasana tegang di atas langit ketika pesawat C-130 Hercules menghadapi fenomena icing yang baru pertama kali dialami para penerbang. Salah penanganan, icing bisa menyebabkan pesawat hilang kendali dan jatuh.